Kepribadian Ganda : Pengertian, Fakta, Gejala, Cara Mendeteksi!

Kepribadian Ganda – Kepribadian Ganda merupakan fenomena kesehatan mental yang sangat jarang di miliki masyarakat. Sangat sedikit masayarakat yang memiliki gejala kesehatan mental ini.

Kepribadian Ganda : Pengertian, Fakta, Gejala, Cara Mendeteksi!

Tapi temen-temen tau ga sih apa sebenernya Kepribadian Ganda itu? Dan apa saja gejala-gejalanya yang mungkin terjadi?

Nah yuk kita bahas bareng-bareng!

Pengertian

Mengutip dari forum alodoc.id, kepribadian ganda di artikan sebagai suatu gangguan identitas yang ditandai dengan ada nya dua atau lebih status kepribadian yang berbeda. Tetapi kita tidak bisa langsung menyimpulkan kalau kita memiliki gangguan in i, kita harus mendapat diagnosis dari pihak yang berwenang pada bidangnya.

Akhir ini, kepribadian ganda disebut sebagai Gangguan Identitas Disosiatif. Beberapa hal yang sering membuat orang memiliki gangguan ini ialah disebabkan oleh traumatik masalalu. Reaaksi dari traumatik inilah yang akhirnya di jadikan cara untuk menghindarin kenangan buruk tersebut, yang kemudian memunculkan kepridian ganda pada seseorang.

Fakta Gangguan Identitas Disosiatif

  • Mengutip dari WHO, gangguan ini hanya terjadi kurang dari 150 ribu kasus pertahun.
  • Gangguan ini bisa diberikan perawatan, tetatpi tidak dapat disembuhkan.
  • Pengidap gangguan kronis dapat bertrahan bertahan bertahun-tahun atau seumur hidup.
  • Membutuhkan diagnosis medis untuk kepastian gangguan.
  • Tidak memerlukan uji dan pencitraan laboratorium dalam penelitiannya.

Gejala

  • Menunjukkan sifat dan perilaku yang berbeda dengan karakter asli
  • Adanya memori keseharian yang tidak bisa di ingat
  • Merasa asaing dengan keadaan diri sendiri
  • Mampu menulis dengan berbagai macam jenis penulisan
  • Merasa ada orang lain dalam tubuh mereka
  • Biasa menggunakan kata penyebutan diri “kami” atau “kita”
Apabila gejala-gejala di atas massih baru muncul, kemungkinan individu itu masih bisa di sembuhkan dengan menggunakan perawatan intensif. Bila seseorang yang terlambat menyadari gejala tersebut, dan terjebak dalam gangguan ini, akan ada beberapa ciri-ciri yang terjadi. Sebagai berikut ciri-cirinya :
  • Cemas berlebih, Panic Attacking pada diri sendiri, hingga bisa terjadi phobia;
  • Gejala-gejala Psikosis;
  • Gangguan makan;
  • Tidak bisa mengendalikan emosi;
  • Depresi berat dengan kemungkinan keinginan mengakhiri hidup;
  • Memiliki perilaku kompulsif;
  • Memiliki gangguan tidur.

Mendeteksi Gangguan Disosiatif pada Seseorang

Mengutip dari Diagnostic and Statistic Manual of Mental Disorder (DSM), sesorang di diagnosis memiliki kepribadian ganda apabila :
  • Mengalami amnesia aneh dengan melupakan ingatan kegiatan sehari-sehari yang biaa dilakukan, melupakan informasi pribadi, atau kejadian traumatik yang sudah terjadi;
  • Memiliki setidaknya dua kepribadian yang sangat berbeda dengan karakter dan pola pikir serta pola perilaku individu tersebut;
  • Pengidap biasanya menunjukkan rasa terganggu dengan apa yang mereka alami, dan mengalami kesulitan dalam salah satu aspek kehidupan mereka seperti aspek sosial, pekerjaan, dan aspek kehidupan lainnya;
  • Masalah yang di alami pengidap bukan termasuk prak-ti+-9k ilegal keagamaan atau tradisi dari lingkunganj tempat tinggal;
  • Gejala yang muncul bukan mengarah pada aspek fisiologis akibat penggunaan zat tertentu sepertri alkohol maupun kondisi medis khusus lainnya.

Terapi yang Dapat diterapkan

  • Terapi Perilaki Kognitif;
  • Terapi Keluarga;
  • Psikoterapi.