6 Kiat meningkatkan Omset di Bulan Ramadhan!

 Kiat Meningkatkan Omset Bulan Ramdhan - Banyaknya kompetitor dalam dunia bisnis tentu saja membuat kamu harus lebih kreatif dalam berinovasi.

Alasannya, yang memiliki usaha seperti kamu mungkin ada banyak dan tentu kamu perlu strategi khusus guna meningkatkan penjualan bisnis.

Jika tidak demikian, kamu tidak bisa mendapatkan pelanggan yang mau membeli produk atau menggunakan layanan jasa kamu.

6 Kiat meningkatkan Omset di Bulan Ramdhan!


Apabila bisnis tidak memiliki pelanggan, bagaimana kamu bisa memperoleh keuntungan?

Belum lagi, sebentar lagi sudah memasuki bulan Ramadan.

Kamu tentu perlu mempersiapkan bisnis kamu dengan lebih matang supaya bisa memenuhi permintaan pasar yang melonjak.

1. Promo Khusus Bulan Ramadan

Siapa sih yang tidak suka dengan promosi atau diskon?

Meskipun di bulan Ramadan para umat muslim diwajibkan berpuasa, tapi percaya atau tidak biasanya mereka malah akan lebih konsumtif lho!

Misalnya saja ketika membeli makanan untuk berbuka puasa, mereka umumnya akan membeli bermacam-macam jenis makanan.

Nah, sifat konsumtif yang berlebihan ini bisa kamu jadikan celah dengan membuat promo-promo menarik yang bisa menarik minat calon pelanggan kamu.

Misalnya, buatlah promo flash sale yang mengharuskan pelanggan membeli produk kamu di waktu tertentu karena apabila waktu telah lewat harga akan kembali menjadi harga normal.

2. Buat Paket Bundling

Untuk kamu yang memiliki bisnis dengan banyak jenis produk, tidak ada salahnya untuk coba menghadirkan paket gabungan atau bundling.

Paket bundling pada dasarnya adalah sebuah paket yang di dalamnya terdapat berbagai jenis produk dan dijual secara bersamaan dengan satu harga jual.

Paket bundling ini sangat ampuh untuk meningkatkan bisnis di bulan Ramadan para pengusaha sembako, lho!

Mengapa?

Karena sembako merupakan hal yang paling banyak dicari di bulan Ramadan, dan ada banyak produk yang bisa digabungkan menjadi satu paket.

Misalnya saja, paket beras, sirup, teh dan gula.

Keempat produk tersebut merupakan produk-produk paling banyak dicari di bulan Ramadan.

3. Hadirkan Produk Nuansa Ramadan

Memasuki bulan Ramadan biasanya Mall atau Supermarket akan mulai dipenuhi oleh ornamen-ornamen Ramadan, begitu pula dengan produk.

Jika kamu perhatikan, banyak produk-produk yang mendesain ulang kemasan produk mereka sehingga bernuansa Ramadan.

Tentunya hal ini merupakan upaya yang bagus mengingat produk tersebut akan terlihat lebih menonjol dan mengikuti momen yang ada pada saat tersebut.

Oleh karena itu, kamu juga bisa mengadaptasi ide ini ke dalam bisnis kamu.Mulai Bisnis dengan 

4. Rencana Yang Tepat

Jangan pernah membiarkan bisnis kamu berjalan tanpa arah jika kamu memiliki tujuan di masa depan. Sebab, bagaimana kamu bisa mewujudkan tujuan tersebut jika kamu tidak mempunyai rencana.

Katakanlah, menjelang Ramadan ini, kamu ingin menjual es buah yang banyak jadi incaran pembeli dari tahun ke tahun.

Nah, rencana awal yang kamu lakukan adalah menawarkan es buah tersebut ke tetangga terlebih dahulu.

Tanyakan kepada mereka bagaimana rasanya, apakah porsinya kurang banyak, adakah hal lainnya yang ingin ditambah, apakah harga Rp12.000 dirasa pas untuk minuman tersebut, dan sebagainya.

Setelah mengetahui bagaimana kesukaan pasar, kamu pun bisa menjualnya.

Di sisi lain, kamu juga bisa mendiversifikasikan produk kamu.

Buat Konten Promosi Menarik di Media Sosial

Untuk meningkatkan penjualan bisnis di bulan Ramadan, kamu tidak bisa melupakan pentingnya kehadiran media sosial.

Terlebih lagi apabila bisnis kamu ingin menargetkan pasar yang lebih luas.

Konten yang menarik mampu menjangkau lebih banyak pelanggan untuk mengenal produk yang dijual. Sebagai contoh, kamu adalah pemilik bisnis fashion.

Nah, dibandingkan hanya menampilkan gambar model dengan pakaian yang kamu jual, mengapa tidak membuat gambar bergerak atau animasi?

Animasi tersebut bisa menampilkan bagaimana memadupadankan pakaian dengan alas kaki atau aksesoris lainnya yang dijual.

Bagi yang berjualan secara online, kamu juga bisa membuat blog khusus dan memberikan tips dalam berpakaian.

Dengan demikian, para pembeli bisa lebih tertarik untuk membeli produk kamu.

Oh ya, jangan lupa terapkan strategi marketing untuk memasarkan produk kamu sehingga kamu bisa meningkatkan penjualan bisnis dengan pesat.

Interaksi dengan Konsumen

Komunikasi yang baik ialah yang terjadi dua arah. Jadi, bukan hanya kamu yang menyampaikan informasi terbaru soal produk yang dijual. kamu juga perlu berinteraksi dengan audiens dan membuat mereka senang.

Ambil contoh lainnya. Produk yang kamu jual ialah boneka bantal bergambar karikatur wajah. Nah, kamu bisa mengadakan kontes spam likes atau spam comments guna meningkatkan follower Instagram kamu, juga meningkatkan kepercayaan calon pembeli lain terhadap produk kamu.

Nanti, kamu bisa memilih satu sampai tiga pemenang yang nantinya bisa mendapatkan boneka bantal bergambar wajah si pemenang.

Hal ini juga bisa bertujuan untuk meningkatkan loyalitas dan kecintaan pelanggan akan produk kamu.